KOSMOMANADO.COM_Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 pada 11–12 Desember 2025 di Hotel Sintesa Peninsula Manado.
Rakerda dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H dan dihadiri para Asisten, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Utara, Kepala Tata Usaha, para Koordinator, Kepala Seksi, serta seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kejati Sulut.
Dalam sambutannya, Kepala Kejati Sulut menyampaikan bahwa Rakerda merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan tugas sepanjang 2024–2025 sekaligus menyusun program prioritas, target capaian, dan arah kebijakan Kejaksaan pada tahun 2026.
Ia menegaskan, Rakerda bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum penting untuk memastikan seluruh satuan kerja berjalan selaras dengan kebijakan Kejaksaan RI serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat.
Beberapa tujuan utama Rakerda 2025 yang disampaikan antara lain penyelarasan kebijakan Kejati Sulut dengan seluruh Kejari dan Cabjari di Sulawesi Utara, penguatan efektivitas pelaksanaan tugas di seluruh bidang, identifikasi kendala operasional, serta perumusan solusi yang terukur dan dapat diimplementasikan.
Selain itu, Rakerda juga diarahkan untuk merancang strategi peningkatan pelayanan publik yang humanis, profesional, dan transparan, serta mempercepat implementasi transformasi digital di lingkungan Kejaksaan.
Kepala Kejati Sulut turut mengingatkan arahan Jaksa Agung RI agar setiap rapat kerja menghasilkan output yang jelas, terukur, dan dapat dilaksanakan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan integritas, profesionalisme, serta keberanian moral sebagai jati diri aparat penegak hukum, serta menjadikan transformasi digital sebagai kebutuhan yang tidak terelakkan.
Melalui Rakerda ini, Kejati Sulut menargetkan peningkatan kualitas penanganan perkara, percepatan penyelesaian tunggakan, penguatan peran intelijen penegakan hukum, optimalisasi pengelolaan anggaran, serta modernisasi pelayanan hukum yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan publik.
Mengakhiri sambutannya, Kepala Kejati Sulut mengajak seluruh peserta Rakerda untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh integritas, serta memanfaatkan forum evaluatif ini secara optimal guna menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan dan penguatan institusi Kejaksaan. (More)











